<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Jakarta Bagus</title><link>http://www.jakartabagus.com</link><description>Berita terbaru dari Jakarta Bagus</description><image>
			<title>Jakarta Bagus</title>
             <link>http://www.jakartabagus.com/</link>
			<url>http://jakartabagus.com/template/images/logo_jbc.jpg</url>
		</image>
<item><title>Bau Hio Di Vihara Dharma Tidak Muncul Ketika Terendam Banjir Setinggi 1 MeterBau Hio Di Vihara Dharma Tidak Muncul Ketika Terendam Banjir Setinggi 1 Meter, Pemprov Didesak Selamatkan Cagar Budaya Di Jakarta</title><link>http://www.jakartabagus.com/news.php?id=111079</link><guid>http://www.jakartabagus.com/news.php?id=111079</guid><pubDate>Sun, 19 May 2013 09:17:00 +0700</pubDate><description> Bangunan Cagar Budaya Vihara Dharma Bhakti dikhawatirkan lambat laun bakal rusak karena banjir. Pemprov  DKI didesak melakukan upaya penyelamatan bangunan tersebut.         Perumahan padat nampak mengelilingi kompleks Vihara Dharma Bhakti. Payung warna-warni milik para penjual kembang marak di depan gerbangnya. Orang-orang </description></item>
<item><title>Pertandingan Bulu Tangkis antara Atlit vs Selebritis</title><link>http://www.jakartabagus.com/news.php?id=111037</link><guid>http://www.jakartabagus.com/news.php?id=111037</guid><pubDate>Sat, 18 May 2013 17:30:00 +0700</pubDate><description>JakartaBagusCom.Ratusan orang berkumpul memadati salah satu sisi Central Park Mall, Pluit, Jakarta, Sabtu (18/5). Mereka sedang menonton pertandingan bulu tangkis yang tidak biasa, selebritis lawan atlit nasional.Saat ini, PT Djarum sedang menggelar acara "Celebrity Smash". Dari namanya, acara ini mengikutsertakan selebritis seperti mantan vokalis Ada Band (Baim), binaragawan (Ade Ray) </description></item>
<item><title>Taufik: Pelajar Tawuran Jangan Langsung Salahkan Sekolah</title><link>http://www.jakartabagus.com/news.php?id=111021</link><guid>http://www.jakartabagus.com/news.php?id=111021</guid><pubDate>Sat, 18 May 2013 15:10:00 +0700</pubDate><description>JakartaBagusCom.Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Taufik Yudi Mulyanto meminta agar masyarakat dapat menilai kasus tawuran antar pelajar yang terjadi di Cengkareng pada Kamis, 16 Mei 2013 lalu secara objektif. "Masyarakat harus menilai secara objektif. Jangan langsung menyalahkan pihak sekolah. Kejadiannya juga setelah jam pulang sekolah kan. Harus diselidiki dengan seksama. </description></item>
<item><title>Warga Kampung Sumur Minta Lahan Untuk Tinggal</title><link>http://www.jakartabagus.com/news.php?id=111014</link><guid>http://www.jakartabagus.com/news.php?id=111014</guid><pubDate>Sat, 18 May 2013 13:46:00 +0700</pubDate><description>JakartaBagusCom.Perwakilan warga Madura di Jakarta, H Mukhlis mengatakan, harapan masyarakat Kampung Sumur yang menolak penggusuran hanya agar diberikan lahan untuk tempat tinggal dan berusaha."Intinya kami hanya mohon lahan saja dari 9,5 hektare yang ada disana karena memang kami tahu tanah itu belum jelas kepemilikannya," kata H Mukhlis di Jakarta, Sabtu </description></item>
<item><title>Warga Minta Dialog, Waduk Pluit DikerukWarga Minta Dialog, Waduk Pluit Dikeruk, Jokowi Duga, Warga Nolak Relokasi Karena Dikompori</title><link>http://www.jakartabagus.com/news.php?id=110976</link><guid>http://www.jakartabagus.com/news.php?id=110976</guid><pubDate>Sat, 18 May 2013 09:26:00 +0700</pubDate><description> Normalisasi Waduk Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, terus dilanjutkan, demi mengurangi banjir di Jakarta. Warga sekitar waduk diminta mau direlokasi. Warga minta Pemprov DKI Jakarta segera menggelar dialog. Ada permainan developer di Pluit?Dua ekskavator terlihat sedang sibuk di sisi Timur Waduk Pluit. Alat-alat berat ini berulang kali mengangkut lumpur serta </description></item>
<item><title>Ahok: Saya Nggak Punya Waktu Banyak Ladeni Komnas HAM</title><link>http://www.jakartabagus.com/news.php?id=110947</link><guid>http://www.jakartabagus.com/news.php?id=110947</guid><pubDate>Fri, 17 May 2013 20:36:00 +0700</pubDate><description> Jika Gubernur Joko Widodo punya waktu meladeni panggilan Komnas HAM, lain halnya dengan wakilnya, Basuki T Purnama. "Saya nggak punya waktu banyak untuk ladenin mereka (Komnas HAM)," tegas wagub yang akrab disapa Ahok itu kepada wartawan di Balaikota, Jakarta Pusat, Jumat (17/5). Malahan menurut dia, Komnas HAM mestinya bersyukur </description></item>
<item><title>Ahok Beberkan Tuan Tanah Kaya di Waduk Pluit</title><link>http://www.jakartabagus.com/news.php?id=110946</link><guid>http://www.jakartabagus.com/news.php?id=110946</guid><pubDate>Fri, 17 May 2013 20:22:00 +0700</pubDate><description> Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) kembali menuduh polemik Waduk Pluit hanya untuk kepentingan segelintir orang saja, termasuk para pengusaha yang memiliki bisnis di sekitar itu."Ada beberapa orang yang melarang warga pindah, memanfaatkan orang miskin. Pengusaha yang menduduki tanah, seperti pak Tedi yang ambil dua hektar dan </description></item>
<item><title>Seruan Rina Aditya: Selamatkan Vihara di Glodok dari Banjir!</title><link>http://www.jakartabagus.com/news.php?id=110944</link><guid>http://www.jakartabagus.com/news.php?id=110944</guid><pubDate>Fri, 17 May 2013 20:08:00 +0700</pubDate><description> Wilayah Jakarta Barat memiliki banyak tempat bersejarah yang harus dipelihara dengan baik oleh masyarakat dan pemerintah kota setempat.Salah satunya, bangunan-bangunan vihara yang tersebar di kawasan Glodok. Ironisnya, beberapa dari bangunan sejarah abad ke-16 itu bahkan ada yang terancam rusak karena kerap dilanda banjir. Rina Aditya Sartika pun menunjuk seperti </description></item>
<item><title>Ahok Kembali Pertanyakan Cara Berpikir Komnas HAM</title><link>http://www.jakartabagus.com/news.php?id=110937</link><guid>http://www.jakartabagus.com/news.php?id=110937</guid><pubDate>Fri, 17 May 2013 19:15:00 +0700</pubDate><description> Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengaku tidak habis pikir dengan pola pikir Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) yang tidak bisa membedakan kasus pelanggaran HAM yang tengah terjadi antar warga Waduk Pluit dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta."Waduk Pluit itu vital sekali. Ada pelabuhan disana. </description></item>
<item><title>Pemprov Gandeng Jakpro dan Green Bay Bangun Rusun di DKI</title><link>http://www.jakartabagus.com/news.php?id=110933</link><guid>http://www.jakartabagus.com/news.php?id=110933</guid><pubDate>Fri, 17 May 2013 18:39:00 +0700</pubDate><description> Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengakui Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sedang meneruskan pembangunan yang salah dari pemerintahan periode sebelumnya. Baik itu normalisasi banjir maupun pembangunan rumah susun.&acirc;€śJujur saja, ini tuh PR (pekerjaan rumah) dari 30 tahun lalu. Pak Gubernur bilang kalau kemarau begini, rumah di </description></item>
<item><title>Jokowi Jadi Mediator Perumnas dengan Warga Rusun Kebon Kacang</title><link>http://www.jakartabagus.com/news.php?id=110924</link><guid>http://www.jakartabagus.com/news.php?id=110924</guid><pubDate>Fri, 17 May 2013 17:46:00 +0700</pubDate><description> Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi rumah susun untuk memantau langsung kondisi warga yang kuatir diusir dari lokasi tersebut karena Hak Guna Bangunan (HGB) mereka telah habis sejak 2012."Jadi, ada keluhan warga mengenai kekuatiran mereka di rusunami ini," kata Jokowi di Kebon Kacang, Jakarta Pusat, Jumat (17/5).Jokowi mengaku </description></item>
<item><title>Pelaku Pembacok Siswa SMKN 35 Belum Tertangkap</title><link>http://www.jakartabagus.com/news.php?id=110918</link><guid>http://www.jakartabagus.com/news.php?id=110918</guid><pubDate>Fri, 17 May 2013 17:22:00 +0700</pubDate><description> Pelaku tawuran yang membacok Wahyu Kurniadi (19), pelajar kelas dua SMK Negeri 35 atau kerap disebut Kampung Jawa, belum jua tertangkap hingga saat ini, Jumat (17/5). Wahyu terkena sabetan celurit di bagian punggung sebelah kirinya saat terjadi tawuran dengan pelajar SMK 53 atau Satoe DKI di Jalan Daan Mogot </description></item>
<item><title>Polda Bikin Tim Khusus untuk Menindak Geng Motor</title><link>http://www.jakartabagus.com/news.php?id=110902</link><guid>http://www.jakartabagus.com/news.php?id=110902</guid><pubDate>Fri, 17 May 2013 15:22:00 +0700</pubDate><description> Kepala Polda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Polisi Putut Eko Bayuseno memerintahkan anggotanya menindak tegas kelompok geng motor yang meresahkan masyarakat dengan melakukan tindakan kriminal."Kita sudah buat tim khusus untuk menindak tegas geng motor yang meresahkan masyarakat," kata Wakil Direktur Lalulintas Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Sambodo di Jakarta, </description></item>
<item><title>Jokowi dan Komnas HAM Sepakat Cari Bersama Warga Waduk Pluit Ilegal</title><link>http://www.jakartabagus.com/news.php?id=110897</link><guid>http://www.jakartabagus.com/news.php?id=110897</guid><pubDate>Fri, 17 May 2013 15:14:00 +0700</pubDate><description> Setelah hampir sepekan berdebat di media, akhirnya Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) bersama Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) sepakat mencari solusi untuk menyelesaikan persoalan Waduk Pluit.Menurut Jokowi, kesepakatan ini untuk mencari solusi tercepat proyek realisasi relokasi warga yang tinggal di bantaran Waduk Pluit. Nantinya, Jokowi dan </description></item>
<item><title>Komnas HAM Ogah Bela Warga Waduk Pluit Tak Ber-KTP</title><link>http://www.jakartabagus.com/news.php?id=110893</link><guid>http://www.jakartabagus.com/news.php?id=110893</guid><pubDate>Fri, 17 May 2013 14:57:00 +0700</pubDate><description> Komisi Nasional Hak Asasi Manusia membenarkan tidak semua warga yang menempati tanah sedimen Waduk Pluit berhak untuk dibela."Ada warga yang memang tidak berhak mendapat rumah susun," kata Komisioner Komnas HAM bagian Data, Pemantauan dan Penelidikan, Siane Indiani kepada Gubernur DKI Jakarta Jokowi di kantor Komnas HAM, Jakarta Pusat, Jumat </description></item>
<item><title>Ahok Pastikan Warga Waduk Pluit Tidak Semuanya Miskin</title><link>http://www.jakartabagus.com/news.php?id=110891</link><guid>http://www.jakartabagus.com/news.php?id=110891</guid><pubDate>Fri, 17 May 2013 14:43:00 +0700</pubDate><description> Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) meyakinkan bahwa warga yang tinggal di pinggiran waduk Pluit tidak semuanya miskin. Beberapa di antara mereka justru memiliki rumah sewaan 6-12 kamar."Mereka itu banyak yang punya kamar sewaan. Orang-orang inilah yang enggak mau kegusur. Kalau orang yang ngontraknya sih malah seneng </description></item>
<item><title>Ahok: Komnas HAM Urus dong Remaja Muara Baru Jual Diri</title><link>http://www.jakartabagus.com/news.php?id=110880</link><guid>http://www.jakartabagus.com/news.php?id=110880</guid><pubDate>Fri, 17 May 2013 13:47:00 +0700</pubDate><description> Komisi Nasional Hak Asasi Manusia  (Komnas HAM) selayaknya fokus saja mengurusi HAM para remaja berusia 16 tahun di daerah Pluit, Jakarta Utara, yang menjual diri. Hal ini dikatakan Wakil Gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama kepada wartawan di Balaikota, Jakarta Pusat, Kamis (17/5) mengomentari antusiasisme Komnas HAM membela pengusaha </description></item>
<item><title>Beda Data dengan Komnas HAM, Jokowi akan Kroscek Jumlah Warga Waduk Pluit</title><link>http://www.jakartabagus.com/news.php?id=110869</link><guid>http://www.jakartabagus.com/news.php?id=110869</guid><pubDate>Fri, 17 May 2013 12:49:00 +0700</pubDate><description> Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo akan melakukan cek ulang mengenai jumlah warga relokasi Waduk Pluit agar tidak ada pihak yang membonceng rencana tersebut."Nanti akan di kroscek lagi. Jangan sampai dibonceng oleh preman," kata Jokowi di kantor Komnas HAM, Jakarta Pusat, Jumat (17/5).Dia mengemukakan hal itu sehubungan perbedaan data Pemprov </description></item>
<item><title>13.758 Warga Tambora Terserang ISPA</title><link>http://www.jakartabagus.com/news.php?id=110864</link><guid>http://www.jakartabagus.com/news.php?id=110864</guid><pubDate>Fri, 17 May 2013 11:56:00 +0700</pubDate><description> Dikenal sebagai wilayah dengan pemukiman terpadat se-Asia Tenggara, membuat Kecamatan Tambora di Jakarta Barat tak bisa dilepaskan dengan beragam persoalan dihadapinya. Ya, selain juga dikenal sebagai daerah rawan kebakaran, penduduk di wilayah ini juga ternyata banyak terserang penyakit Inspeksi Saluran Pernapasan Atas atau ISPA. Berdasarkan data puskesmas setempat seperti </description></item>
<item><title>Tiga Pesan Jokowi untuk Walikota Jakbar yang Baru</title><link>http://www.jakartabagus.com/news.php?id=110862</link><guid>http://www.jakartabagus.com/news.php?id=110862</guid><pubDate>Fri, 17 May 2013 11:43:00 +0700</pubDate><description> Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi),  resmi melantik Walikota Jakarta Barat, Fatahillah, di Rumah Susun Sewa Sederhana (Rusunawa) Angke, Kecamatan Tambora, Jakarta Utara, Jumat (17/5) pagi. "Dengan ini saya, Gubernur DKI Jakarta, dengan resmi melantik saudara Fatahillah sebagai Walikota Jakarta Barat. Saya percaya Anda akan melakukan tugas dengan </description></item>
<item><title>Tol Desari Terganjal Pembebasan LahanTol Desari Terganjal Pembebasan Lahan, Warga Kecewa Nilai Ganti Rugi Di Bawah Harga Pasar</title><link>http://www.jakartabagus.com/news.php?id=110840</link><guid>http://www.jakartabagus.com/news.php?id=110840</guid><pubDate>Fri, 17 May 2013 09:31:00 +0700</pubDate><description> Pembebasan lahan untuk pembangunan Jalan Tol Depok-Antasari (Desari) di wilayah Ciganjur, Jakarta Selatan, terhambat. Sejumlah warga menolak nilai ganti rugi yang ditawarkan Kementerian Pekerjaan Umum (PU).Kawasan RT 05/06 Kelurahan Ciganjur, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, terasa asri. Inilah pemandangan yang tersaji ketika Rakyat Merdeka bertandang. Deretan pepohonan dan kebun-kebun produktif </description></item>
<item><title>Ahok Tuding Komisioner Komnas HAM Tidak Kredibel</title><link>http://www.jakartabagus.com/news.php?id=110790</link><guid>http://www.jakartabagus.com/news.php?id=110790</guid><pubDate>Thu, 16 May 2013 22:28:00 +0700</pubDate><description>  Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menuding komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) tidak memiliki kredibilitas dan pengetahuan mengenai hak asasi yang tengah mereka perjuangkan terkait pembelaan mereka terhadap warga yang tinggal di Waduk Pluit.Tudingan Ahok merujuk pada konflik internal Komnas HAM pada Februari </description></item>
<item><title>Ahok: Apa Perlu Saya Kasih Kuliah Umum ke Komnas HAM</title><link>http://www.jakartabagus.com/news.php?id=110775</link><guid>http://www.jakartabagus.com/news.php?id=110775</guid><pubDate>Thu, 16 May 2013 19:41:00 +0700</pubDate><description> Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) kembali menyerang Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM). Ia bahkan sesumbar siap memberikan kuliah umum kepada para penggiat HAM tersebut mengenai permasalahan yang tengah terjadi di Waduk Pluit."Apa perlu saya kasih kuliah umum ke mereka tentang arti HAM apa? Nanti </description></item>
<item><title>Dewan Dukung Pemprov Pertahankan Pasar Blok A Tanabang</title><link>http://www.jakartabagus.com/news.php?id=110771</link><guid>http://www.jakartabagus.com/news.php?id=110771</guid><pubDate>Thu, 16 May 2013 19:33:00 +0700</pubDate><description> DPRD DKI Jakarta satu suara dengan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama untuk mempertahankan Pasar Blok A Tanah Abang."Ya harus diperjuangkan, siapapun pemiliknya karena perusahaan itu mengikat pada akte, sekalipun itu milik Presiden. Kalau memang mandek, berarti ada yang bermain antara PD Pasar Jaya dengan Priamayana," ujar Ketua </description></item>
<item><title>Alumni SMKN 35 Prihatin Adik Kelas Tewas Dibacok</title><link>http://www.jakartabagus.com/news.php?id=110757</link><guid>http://www.jakartabagus.com/news.php?id=110757</guid><pubDate>Thu, 16 May 2013 17:27:00 +0700</pubDate><description> Tawuran antarpelajar di wilayah Jakarta kembali pecah. Tawuran kali ini melibatkan pelajar SMK Negeri 35 dengan pelajar STM 1 DKI, Jakarta Barat pada Rabu (15/5) sore di kawasan Jalan Sahabat, Daan Mogot, Cengkareng. Nahas, dalam insiden tersebut seorang pelajar dari SMKN 35, Wahyu Kurniadi tewas setelah terkena sabetan celurit </description></item>
</channel></rss>